Terkait dengan hal tersebut , ada aneka macam jenis batu akik yang diprediksi akan ngeTrend di tahun 2018 . Adapun beberapa prediksi daftar dan jenis kerikil akik yang termahal dan Trend di tahun 2018 ini merupakan hasil pengumpulan data yang kami lakukan menurut animo pencarian yang ada di Google . Sehingga sanggup dipastikan , data ini 80% mendekati tingkat keakuratannya wacana pasar kerikil mulia di Indonesia pada tahun 2018 .
Berikut ini ialah 5 daftar kerikil akik yang diprediksi mempunyai harga yang mahal dan paling ngtrend di tahun 2018
Kelima , Batu Sungai Dareh
Batu sungai dareh yang kabarnya juga digunakan oleh mantan presiden kita yaitu Susilo Bambang Yudhoyono berada di peringkat kelima . Batu yang berasal dari kawasan Padang Sumatera Barat ini tiba-tiba saja mempunyai animo pencarian yang tinggi . Pasalnya , dengan media televisi , sudah banyak program yang menyajikan dan memperkenalkan jenis kerikil akik yang satu ini .![]() |
| Batu Sungai Dareh |
Keempat , Batu Panca Warna
Batu panca warna sendiri akan diprediksi mempunyai lonjakan pencarian dari para pecinta kerikil akik . Batu unik yang mempunyai kekerasan yang tinggi ini ketika ini juga dikenal dengan coraknya yang berjumlah lima warna . Hal tersebut menciptakan banyak para penghobi mencari jenis kerikil akik ini . Walaupun di selesai tahun 2016 ada pengurangan animo pencarian , namun kerikil pancawarna diprediksi akan kembali naik untuk animo pencariannya pada tahun 2017 .Untuk pasaran harganya sendiri , diprediksi akan melonjak 20% dibandingkan dengan harganya di tahun 2016 yang kemudian .
Ketiga , Batu Kalimaya
Batu Kalimaya / Batuan Sempur atau Batu fosil (Silicified wood) ialah fosil dari pohon-pohon Sempur renta yang telah tertimbun jutaan tahun lalu, dimana kekerasan kerikil ini cukup keras sekali. bahkan kadangkala kita temui fosil pohon ini kadang-kadang masih hampir utuh. batuan ini tersebar dari wilayah banten tengah hingga ke selatan dan ke Bogor barat. batuan ini terkenal dengan kerikil embel-embel yang disebut Kalimaya.Keindahan kerikil ini terletak dari titik-titik warna yang timbul biru muda, biru tua, merah menyala, kuning dan sebagian besar putih. warna yang timbul tersebut akan berubah warna jikalau dilihat dari sisi yang berbeda. Batu sempur ini banyak di buat benda-benda kerajinan. tetapi paling banyak dibentuk utuh atau natural hanya dipoles untuk mengeluarkan warnanya. banyak dipajang di taman-taman kota utama di Jakarta.
Untuk pasaran harganya sendiri , diprediksi akan melonjak 30% dibandingkan dengan harganya di tahun 2016 yang kemudian .
Kedua , Batu Merah Delima
Mirah delima, merah delima, atau kerikil rubi ialah kerikil permata berwarna merah yang sanggup bervariasi antara merah muda hingga merah darah dan merupakan salah satu jenis dari mineral korundum (aluminium oksida). Warnanya terutama disebabkan oleh kromium. Namanya berasal dari buah delima yang isinya berwarna merah. Rubi alami sangat jarang, tetapi rubi buatan sanggup difabrikasi dengan cukup murah. Rubi dianggap merupakan salah satu dari empat kerikil berharga bersama dengan safir, zamrud, dan intan.![]() |
| Merah Delima . Semakin besar lengan berkuasa dan jernih warnanya maka harganya akan semakin tinggi |
Pertama , Batu Bacan
Batu Bacan ialah kerikil orisinil dari kawasan Maluku Utara . Trend pencarian untuk kerikil ini sanggup dibilang sangat tinggi . Para pecinta kerikil akik banyak yang tertarik untuk mengoleksi kerikil bacan . Untuk kerikil bacan sendiri , ada beberapa jenis kerikil bacan yang selama ini dicari oleh para pecinta kerikil . Antara lain : Batu Bacan Doko dan Batu Bacan Palmea . Banyak yang percaya bahwa ada khasiat dan manfaat pada kerikil bacan![]() |
| Batu Bacan mempunyai keunikan tersendiri bagi kolektor kerikil akik |
Itulah yang sanggup kami sampaikan terkait dengan Batu Akik Yang Lagi NgeTrend di 2018, kau sanggup mengisi komentar dibawah sebagai kritik, saran, maupun jawaban kau terhadap goresan pena ini, kau juga sanggup
membaca goresan pena kami sebelumnya mengenai Batu black jade. Mudah-mudahan sanggup bermanfaat bagi kau semua.





Tidak ada komentar:
Posting Komentar